VITA FITRIA, S.Ag., M.Ag: DOSEN PRODI PERBANDINGAN MAZHAB MENJADI MODERATOR DALAM KEGIATAN NASIONAL AISYIYAH
VITA FITRIA, S.Ag., M.Ag: DOSEN PRODI PERBANDINGAN MAZHAB MENJADI MODERATOR DALAM KEGIATAN NASIONAL AISYIYAH
Ramadan merupakan waktu yang sangat penting untuk meningkatkan pengabdian kepada masyarakat. Meskipun umat muslim fokus pada ibadah, puasa, dan spiritualitas selama bulan Ramadan, mereka juga diharapkan untuk lebih memperhatikan kebutuhan sosial dan kemanusiaan. Hal ini juga dilakukan oleh salah satu dosen Prodi Perbandingan Mazhab Vita Fitria, S.Ag., M.Ag ketika menjadi moderator dalam kegiatan nasional yang dilakukan oleh PP Aisyiyah dengan judul utama INSPIRASI ASIYIYAH “Berbagi Praktik Baik Perempuan Berkemajuan”
Kegiatan ini menghadirkan 3 narasumber dari 3 wilayah yaitu LLHPB Bali Ibu Emma Rosada, M.Pd, LLHPB JATENG Deny Ana I’tikafia, S.P., M.M. dan LLHPB RIAU Dr. Wirdati Irma, M.Si.
Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) merupakan perwujudan dari amanat keputusan Muktamar Aisyiyah ke 47 di Makassar tahun 2015. LLHPB dibentuk untuk menyelamatkan alam dan kehidupan manusia dari dampak lingkungan dan bencana melalui pelaksanaan kegiatan manajemen yang berkelanjutan.
LLHPB Bali: Dengan tema utama adalah Pengembangan Dakwah Aisyiyah Melalui ECO Jihad. Hal ini terilhami dari bahaya sampah plastik yang sangat mengancam lingkungan hidup, ekosistem dan keindahan lingkungan pariwisata di Pulau Dewata. Lain dari pada itu, apa yang dilakukan oleh LLHPB Bali juga sebagai implementasi program pemerintah dalam hal ini adalah Pergub Bali No 97 Tahun 2018 Tentang Pengurangan Pemakaian Plastik atau Program 3R. Program 3R tersebut meliputi Reduce, Reuse dan Recyle – Pengurangan penggunaan, pemanfaatan kembali dan pendauran ulang.
LLHPB Jateng: Dengan tema utama adalah Gerakan Penanaman Pohon dengan Sistem Pola Asuh. Tidak sekedar menanam tapi diawali dari pemilihan bibit, penanaman, pemeliharaan sampai dengan pengasuhan pohon tersebut bisa tumbuh subur dan besar. Di daerah pesisir kegiatan Tanam Pohon Sistem Pola Asuh disasarkan pada tanaman mangrove sebagai tanaman penjaga ekosistem pantai dan lingkungan sekitar, dikenal dengan nama Komonitas Mangrove Muhammadiyah – KOMANGMU.
LLHPB RIAU: Pengelolaan Lahan Gambut dan Mangrove. Gerakan ini dilakukan demi untuk menjaga ekosistem yang sehat dan berkelanjutan serta melindungi lingkungan pantai dan sekitarnya. Pengelolaan yang baik dari kedua ekosistem ini akan membantu melindungi keanekaragaman hayati, menjaga keseimbangan ekosistem, dan mendukung kesejahteraan manusia yang bergantung pada ekosistem tersebut.
Dari kegiatan ini diharapkan tumbuh kesadaran bersama dalam rangka menjaga lingkungan hidup dan kelestarian alam sebagai satu anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Kegiatan ini sangat penting untuk mengedukasi dan menginspirasi semuanya tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup dan kelestarian alam, sehingga tercipta dan tumbuh kesadaran bersama akan memberikan dorongan yang lebih besar untuk bertindak dalam melindungi alam sekitar yang kita percayai sebagai anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Dengan bekerja sama, kita dapat menciptakan perubahan positif yang lebih besar dan mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang…Amin – demikian pungkas Vita Fitria, S.Ag., M.Ag selaku moderator kegiatan tersebut.