International Lecture: Prodi Perbandingan Mazhab Hadirkan Akademisi IIUM Malaysia dalam Kuliah Umum Internasional tentang Industri Halal Global

Yogyakarta, 26 Oktober 2025 — Program Studi Perbandingan Mazhab, Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan Kuliah Umum Prodi Perbandingan Mazhab 2025 dengan tema “Beyond the Text: Preparing Contemporary Fuqaha for the Global Halal Industry.” Kegiatan berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2025, pukul 07.30–12.00 WIB, bertempat di Ruang Technoclass Lantai 1 Fakultas Syariah dan Hukum. Acara ini menghadirkan Assoc. Prof. Dr. Hj. Betania Kartika, M.A., akademisi International Islamic University Malaysia (IIUM) sekaligus anggota Training and Consultancy Committee pada International Institute for Halal Research and Training (INHART), sebagai narasumber. Kegiatan turut dihadiri oleh Dekan FSH, Prof. Dr. Ali Sodiqin, M.A., Ketua Prodi Perbandingan Mazhab, Dr. Vita Fitria, S.Ag., M.Ag., dan Sekretaris Prodi, Surur Roiqoh, S.H., M.H, serta beberapa dosen Perbandingan Mazhab. Peserta kegiatan terdiri atas mahasiswa baru Program Studi Perbandingan Mazhab dan mahasiswa International Undergraduate Program (IUP), termasuk mahasiswa Asing.

Dalam kuliah umum tersebut, narasumber mengajak mahasiswa memahami bahwa pengembangan hukum Islam di tengah perkembangan industri halal global membutuhkan lebih dari sekadar penguasaan teks-teks fikih klasik. Melalui pendekatan “Beyond the Text”, para calon fuqaha didorong untuk tetap berpijak pada nass sebagai sumber utama ajaran Islam, sekaligus mengembangkan kemampuan analitis dan metodologis dalam merespons persoalan kontemporer. Penguasaan Qawa'id Fiqhiyyah atau kaidah-kaidah fikih serta Maqasid al-Shari'ah atau tujuan-tujuan syariat menjadi landasan penting untuk merumuskan jawaban hukum terhadap berbagai persoalan baru dalam industri halal. Dengan demikian, pemahaman keislaman dapat dihubungkan secara produktif dengan inovasi, perkembangan teknologi, dan kebutuhan masyarakat global tanpa kehilangan prinsip-prinsip dasar syariat.

Keistimewaan kegiatan ini terletak pada penggunaan dua bahasa pengantar, yaitu bahasa Arab dan bahasa Inggris, yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi akademik dalam lingkungan internasional. Selain memperluas wawasan mengenai peluang dan tantangan industri halal, kuliah umum ini juga menjadi bagian dari upaya Prodi Perbandingan Mazhab dalam membangun tradisi akademik yang terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan dinamika global. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi sarjana hukum Islam yang menguasai khazanah keilmuan klasik, cakap melakukan analisis kontekstual, serta siap berkontribusi dalam pengembangan pemikiran hukum Islam dan industri halal di tingkat nasional maupun internasional.