Prodi Perbandingan Mazhab Gelar Rapat Persiapan Menyambut Semester Baru

Program Studi Perbandingan Mazhab (PM) Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar rapat persiapan menyambut semester baru pada Kamis, 3 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Prodi Perbandingan Mazhab, Lantai 2 Fakultas Syariah dan Hukum, tersebut dihadiri oleh jajaran dosen Program Studi Perbandingan Mazhab serta Wakil Dekan I, Wakil Dekan II, dan Wakil Dekan III Fakultas Syariah dan Hukum.

Rapat membahas sejumlah agenda strategis dalam rangka memperkuat penyelenggaraan pendidikan dan pengembangan Program Studi Perbandingan Mazhab pada semester baru. Salah satu fokus pembahasan adalah penguatan keilmuan prodi agar karakter akademik dan keilmuan Perbandingan Mazhab semakin kuat, relevan, dan mampu menjawab perkembangan kebutuhan akademik serta masyarakat.

Selain penguatan keilmuan, rapat juga membahas persiapan menyambut mahasiswa asing yang akan bergabung dalam lingkungan akademik Program Studi Perbandingan Mazhab, khususnya mahasiswa dari Nigeria dan Bangladesh. Kehadiran mahasiswa internasional tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat atmosfer akademik yang lebih beragam dan mendukung internasionalisasi program studi.

Dalam aspek tata kelola pembelajaran, rapat membahas ketentuan mengenai presensi perkuliahan. Pengisian presensi perlu dilakukan pada setiap hari pelaksanaan perkuliahan dan diberikan batas waktu pengisian maksimal satu minggu. Penegasan ketentuan ini diharapkan dapat meningkatkan ketertiban administrasi perkuliahan sekaligus memastikan data kehadiran dosen dan mahasiswa tercatat secara tertib.

Pembahasan lainnya berkaitan dengan mahasiswa limit atau batas jumlah mahasiswa pada program studi. Hal ini menjadi perhatian dalam pengelolaan kapasitas pembelajaran, khususnya untuk memastikan proses pendidikan dapat berlangsung secara efektif dengan dukungan sumber daya akademik yang tersedia.

Rapat juga mendiskusikan kemungkinan penyesuaian nama program studi agar lebih menarik dan mudah dipahami oleh calon mahasiswa, tanpa meninggalkan karakter serta basis keilmuan Perbandingan Mazhab. Pembahasan ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk memperkuat daya tarik program studi di tengah dinamika pilihan pendidikan tinggi dan perkembangan kebutuhan masyarakat.

Melalui rapat persiapan semester baru ini, Program Studi Perbandingan Mazhab menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penguatan akademik, meningkatkan tata kelola pembelajaran, memperluas atmosfer internasional, serta mengembangkan strategi penguatan daya tarik program studi. Berbagai hasil pembahasan selanjutnya diharapkan dapat menjadi pijakan dalam penyelenggaraan kegiatan akademik pada semester baru.