Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Raih Gelar Doktor dengan Disertasi Inovatif tentang Zakat Fitrah
Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Raih Gelar Doktor dengan Disertasi Inovatif tentang Zakat Fitrah
Yogyakarta — Prestasi akademik membanggakan kembali diraih oleh sivitas akademika Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. Salah satu dosen Fakultas Syariah dan Hukum, H. Wawan Gunawan, S.Ag., M.Ag., resmi meraih gelar akademik tertinggi, Doktor (Dr), setelah berhasil mempertahankan disertasinya.
H. Wawan Gunawan dikenal sebagai akademisi yang konsisten menekuni bidang fikih dan ushul fikih. Ia juga aktif dalam pengembangan kajian hukum Islam kontemporer, baik melalui penelitian maupun keterlibatan dalam forum-forum ilmiah.
Dalam disertasinya, ia mengangkat isu strategis terkait pengembangan hukum Islam kontemporer, yakni reinterpretasi distribusi zakat fitrah dari pola konsumtif menuju non-konsumtif dalam perspektif maqāṣid asy-syarī’ah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena distribusi zakat fitrah yang dinilai belum efektif, karena lebih banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan sesaat dan belum sepenuhnya diarahkan pada pemberdayaan ekonomi berkelanjutan.
Dengan menggunakan pendekatan normatif-konseptual yang diperkuat ilustrasi empiris dari berbagai praktik pengelolaan zakat di Indonesia, disertasi tersebut menegaskan bahwa reinterpretasi zakat fitrah non-konsumtif memiliki legitimasi kuat dalam kerangka maṣlaḥah, khususnya pada tingkat ḥājiyyāt dalam teori maqāṣid asy-syarī’ah.
Lebih lanjut, penelitian ini juga merujuk pada preseden historis sejak masa Umar bin Abdul Aziz, yang menunjukkan bahwa pengembangan model distribusi zakat yang lebih produktif tidak bertentangan dengan prinsip syariah. Sebaliknya, hal tersebut justru mencerminkan dinamika ijtihad dalam merespons kebutuhan zaman, tanpa meninggalkan autentisitas ajaran Islam.
Pencapaian ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi Fakultas Syariah dan Hukum dalam pengembangan keilmuan Islam yang kontekstual dan solutif, khususnya dalam menjawab tantangan sosial-ekonomi umat di era modern.